Jenis-jenis Surah dalam Al-Quran Menurut Hadis Riwayat Imam Ahmad
Imam Ahmad meriwayatkan: “Sesungguhnya Nabi (Muhammad) bersabda, ‘Aku diberi al-sab' al-ṭiwāl sebagai pengganti Taurat, al-mi'ūn sebagai pengganti Zabur, dan al-maṡānī sebagai pengganti Injil. Dan aku diberi karunia lebih berupa al-mufaṣṣal.” Berdasarkan hadis riwayat Imam Ahmad tersebut, al-Quran dibagi menjadi 4 kelompok Surah: al-sab’ al-tiwal, al-mi’un, al-masani, dan al-mufassal. Al-sab’ al-tiwal Al-sab’ al-tiwal artinya tujuh yang panjang. Yang dimaksud al-sab’ al-tiwal adalah tujuh surah panjang setelah Surah Al-Fatihah. Disebut demikian karena surah-surah tersebut sangat panjang jika dibandingkan dengan surah lain. Ibnu Abbas berkata bahwa tujuh surah ini adalah surah yang khusus diberikan kepada Nabi Muhammad SAW, selain bahwa Nabi Musa diberi dua surah di antaranya. Namun, Ibnu Abbas tidak menjelaskan surah yang mana. Yang termasuk surah al-sab’ al-tiwal adalah: • Al-Baqoroh • Surah Ali Imran • Surah An-Nisa • Surah Al-Maidah • Surah Al-An’am ...